بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ. يَااَللهْ ×3 هُوَالْجَلِيْلُ اْلاَكْبَرُ وَاْلمُحِيْطُ بِالْمَحَبَّةِ وَاْلمَوَدَّةِ عَلَى اْلمَخْلُوْقِيْنَ بِاْلاَجْهَارِ وَاكْفِنَا مِنْ شَرِّ كُلِّ ذِىْ شَرٍّ بِحَوْلِكَ وَقـُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ بِاسْمِكَ الْعَلِيِّ اْلاَكْبَرْ ×100 (بَعْدَ اْلعَصَرْ وَاْلعِشَآء)
لاَتَقْطَعُ جِلْدِىْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ لاَتَقْطَعُ شَعْرِيْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ
لاَتَقْطَعُ عَظْمِىْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ لاَتَقْطَعُ عُرُوْقِيْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ
لاَتَقْطَعُ لَحْمِىْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ لاَتَقْطَعُ دَمِّـىْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ
لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّبِاللهِ اْلعَلِىِّ الْعَظِيمْ ×7
BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. YA ALLAHU YA ALLAHU YA ALLAHU HUWAL
JALIILUL AKBAR WAL MUHITHU BIL MAHABBATI
WAL MAWADDATI WAL MUHIBATUL ‘ALAL MAKHLUUQIINA
BIL AJHAARI WAKFANAAI MIN SYARRI FI KULLI DZII SYARRI BIHAULIKA WA KUWATIKA WA
SHULTHONIKA BIKODRATILLAHI AKBAR WA QUWWATIKA WA QUDROTIKA WA ISMATIKA BISMILLAHI
‘ADOMATI ‘ALIYYIL AKBAR WA BIHAQI ISMILLAHI ‘ADOMATIL AKBAR WA LAA HAULA WALAA QUWWATA ILAA BILLAHIL ALIYYIL
‘ADZIIM 100 X
( setelah selesai shalat Ashar dan shalat Isya’ ).
LAA TAQTHO’U JILDII ILAA
BIIDZNILLAAH. ….(kulit)
LAA TAQTHO’U SYA’RII ILAA
BIIDZNILLAAH. ….(tulang)
LAA TAQTHO’U ‘ADHMII
ILAA BIIDZNILLAAH. ….(daging)
LAA TAQTHO’U URUUQII
ILAA BIIDZNILLAH. ….(rambut)
LAA TAQTHO’U LAHMII
ILAA BIIDZNILLAH . ….(otot)
LAA TAQTHO’U DAMII
ILAAA BIIDZNIILLAH. ….(darah)
LAA HAULA WALAA QUWWATA ILAA BILLAHIL ALIYYIL ‘ADZIIM 7 X..
Artinya :
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang. Yaa Allah 3 x. Dia Allah yang Maha Mulia dan Maha Besar. Dan yang
menyelimuti dengan rasa cinta dan sayang kepada semua mahluk. Dengan keras dan
yang mencukupi kita dari tiap tiap sesuatu yang jelek dengan kekuasaan Engkau (
ya Allah ) dan dengan kekuatan Engkau ( yaa Allah ). Dengan nama Engkau ( yaa
Allah ) yang Maha Tinggi dan Maha Besar 100 x. Tidak akan luka kulitku kecuali
dengan izin Allah. Tidak akan luka tulangku kecuali dengan izin Allah. Tidak
akan luka dagingku kecuali dengan izin Allah. Tidak akan luka rambutku kecuali
dengan izin Allah. Tidak akan luka ototku kecuali dengan izin Allah. Tidak akan
luka darahku kecuali dengan izin Allah. Tidak ada daya upaya dan kekuatan
kecuali dengan izin Allah 7 x.
Kegunaannya :
– Untuk pengasihan agar disayang oleh manusia.
– Untuk kekebalan badan dari serangan senjata tajam dan
senjata api.
Cara mengamalkannya :
Di puasai puasa ngasrep
selama 7 hari dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama
puasa. Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus,
dilanjutkan silsilah dan membaca amalannya sebanyak yang Anda mampu dengan
aturan bacaannya seperti yang tercantum tersebut di atas. Selama puasa setelah
selesai shalat lima waktu amalannya dibaca dengan aturan bacaannya seperti yang
tercantum tersebut di atas. Dan setelah selesai puasanya setelah selesai shalat
lima waktu amalannya dibaca sebanyak 3 x saja secara istiqomah.
_____________________________________
versi BARU:بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ. يَااَللهْ ×3 هُوَالْجَلِيْلُ اْلاَكْبَرُ وَاْلمُحِيْطُ بِالْمَحَبَّةِ وَاْلمَوَدَّةِ عَلَى اْلمَخْلُوْقِيْنَ بِاْلاَجْهَارِ وَاكْفِنَا مِنْ شَرِّ كُلِّ ذِىْ شَرٍّ بِحَوْلِكَ وَقـُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ بِاسْمِكَ الْعَلِيِّ اْلاَكْبَرْ ×100 (بَعْدَ اْلعَصَرْ وَاْلعِشَآء)
لاَتَقْطَعُ جِلْدِىْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ لاَتَقْطَعُ شَعْرِيْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ
لاَتَقْطَعُ عَظْمِىْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ لاَتَقْطَعُ عُرُوْقِيْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ
لاَتَقْطَعُ لَحْمِىْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ لاَتَقْطَعُ دَمِّـىْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ
لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّبِاللهِ اْلعَلِىِّ الْعَظِيمْ ×7
BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. YA ALLAHU YA ALLAHU YA ALLAHU HUWAL
JALIILUL AKBAR WAL MUHITHU BIL MAHABBATI WAL MAWADDATI ‘ALAL MAKHLUUQIINA BIL
AJHAARI WAKFANAAI MIN SYARRI FI KULLI DZII SYARRI BIHAULIKA WA SHULTHONIKA WA
QUWWATIKA WA QUDROTIKA WA ISMATIKA BISMILLAHI ‘ADOMATI ‘ALIYYIL AKBAR WA LAA HAULA WALAA QUWWATA ILAA BILLAHIL ALIYYIL
‘ADZIIM 100 X
( setelah selesai shalat Ashar dan shalat Isya’ ).
LAA TAQTHO’U JILDII ILAA
BIIDZNILLAAH. ….(kulit)
LAA TAQTHO’U SYA’RII ILAA
BIIDZNILLAAH. ….(tulang)
LAA TAQTHO’U ‘ADHMII
ILAA BIIDZNILLAAH. ….(daging)
LAA TAQTHO’U URUUQII
ILAA BIIDZNILLAH. ….(rambut)
LAA TAQTHO’U LAHMII
ILAA BIIDZNILLAH . ….(otot)
LAA TAQTHO’U DAMII
ILAAA BIIDZNIILLAH. ….(darah)
LAA HAULA WALAA QUWWATA ILAA BILLAHIL ALIYYIL ‘ADZIIM 7 X..
Artinya :
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang. Yaa Allah 3 x. Dia Allah yang Maha Mulia dan Maha Besar. Dan yang
menyelimuti dengan rasa cinta dan sayang kepada semua mahluk. Dengan keras dan
yang mencukupi kita dari tiap tiap sesuatu yang jelek dengan kekuasaan Engkau (
ya Allah ) dan dengan kekuatan Engkau ( yaa Allah ). Dengan nama Engkau ( yaa
Allah ) yang Maha Tinggi dan Maha Besar 100 x. Tidak akan luka kulitku kecuali
dengan izin Allah. Tidak akan luka tulangku kecuali dengan izin Allah. Tidak
akan luka dagingku kecuali dengan izin Allah. Tidak akan luka rambutku kecuali
dengan izin Allah. Tidak akan luka ototku kecuali dengan izin Allah. Tidak akan
luka darahku kecuali dengan izin Allah. Tidak ada daya upaya dan kekuatan
kecuali dengan izin Allah 7 x.
Kegunaannya :
– Untuk pengasihan agar disayang oleh manusia.
– Untuk kekebalan badan dari serangan senjata tajam dan
senjata api.
Cara mengamalkannya :
Di puasai puasa ngasrep
selama 7 hari dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama
puasa. Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus,
dilanjutkan silsilah dan membaca amalannya sebanyak yang Anda mampu dengan
aturan bacaannya seperti yang tercantum tersebut di atas. Selama puasa setelah
selesai shalat lima waktu amalannya dibaca dengan aturan bacaannya seperti yang
tercantum tersebut di atas. Dan setelah selesai puasanya setelah selesai shalat
lima waktu amalannya dibaca sebanyak 3 x saja secara istiqomah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar